Jumat, 12 Juli 2013

MENGELUHI DIRI/HIDUP Tak Akan Memperbaiki Situasimu

Dulu ketika Saya belum bertransformasi, Saya pernah berhitung kawan..dalam 1 hari saja berapa banyak keluhan yang Saya ungkapkan dan berapa banyak syukur yang Saya ucapkan ???
Ternyata tanpa disadari mungkin hari-hari Saya penuh dengan keluhan dan keluhan dari berbagai macam jenis persoalan baik persoalan sepele hingga hal-hal besar lainnya.

Dimulai dari pagi hari, ketika Saya terbangun..mungkin saja sama diantara kita ini yang sudah memulai pagi hari dengan keluhannya "ah..sudah pagi saja!" atau "aduh hujan lagi..gak ada ojek dan becek pula" dan lain sebagainya. Terus dan terus keluhan dan keluhan itu semakin menjadi, ditambah berbagai persoalan atau hanya hal sepele mungkin seperti problem tidak punya pulsa saja juga menjadi sebuah bahan keluhan dalam diri.

Lalu, apakah mengeluh itu tidak wajar ? atau tidak perlu ? Apakah Saya tidak diperkenankan untuk membuat sebuah keluhan dan keluhan-keluhan lainnya ??

Mengeluh itu wajar teman, manusiawi sekali..
Sebagai manusia normal kadang-kadang mengeluh boleh-boleh saja
Ya..mengeluhlah..Sesekali mengeluh adalah hal yang wajar tapi jangan menjadi kebiasaan. Karena kalau jadi kebiasaan mengeluh maka akan menjadi karakter yang akhirnya membuat Saya menjadi orang yang tidak bersyukur.

Kalo kata om Mario Teguh : Wajar bagi siapa pun untuk mengeluhkan hidup yang tak sesuai harapan. Yang tidak wajar adalah mengeluhkan hidup tanpa bersedia melakukan penyesuaian sikap dan cara. Kehidupan ini diwakili oleh manusia. Jika kita tidak membangun kualitas yang bisa mereka hargai, kehidupan ini akan menghargai kita murah. Kebahagiaan adalah keseimbangan. Tidak ada keseimbangan yang bisa dicapai tanpa penyesuaian.

Adalagi yang berkata "Anda suka mengeluh ?? wajar saja selagi itu masih batas normal dan tidak membuat aktifitas Anda tertunda dan semangat hidup anda hilang, karena mengeluh merupakan pemuas ego yang menyesatkan."

Jadi sebenarnya apa yang membuat manusia itu mengeluh ?? Menurut para ahli dan psikolog ada 2 hal yang membuat manusia itu cenderung melakukan keluhan :

1. Penolakan terhadap realita ; jadi realita tidak sesuai dengan harapan dan impian yang diinginkan, biasanya ketika sebuah hal telah menjadi obsesi seseorang dan pada akhirnya tidak sesuai dengan "ekspetasi" yang diharapkan orang tersebut maka keluhan itu akan muncul, dan inilah yang dimaksud dengan penolakan terhadap realita.

2. Ungkapan atas ketidakmampuan ; bayangkan ketika anda melakukan sesuatu kemudian gagal atau kurang berhasil, misalkan lamaran pekerjaan yang selalu ditolak, cinta yang selalu ditolak, dan lain-lain. Pada akhirnya orang tersebut akan mengeluh dengan ungkapan-ungkapan yang seakan-akan pasrah dengan keadaan yang "dianggap" buruk itu dan tidak ada keinginan untuk memperbaiki atas kesalahan tindakan yang dilakukan.

Apa manfaatnya apa sih ketika Saya mengeluh ??
Kalau dipikir-pikir, saat ini Saya bisa bilang bahwa manfaat dari mengeluh adalah TIDAK ADA SAMA SEKALI. Ya, karena pengalaman Saya menyatakan, bahwa semakin banyak Saya mengeluh..toh hidup Saya dan persoalan-persoalan yang ada tersebut juga tidak semakin baik, semakin dikeluhkan malah semakin buruk saja rasanya. mengapa demikian ? Saat manusia menghadapi musibah yang berat dan dia mengeluh, itupun sebenarnya wajar. Namun jika tidak ditimpa musibahpun dia mengeluh, hujan mengeluh, panas mengeluh, jalanan macet mengeluh, dapat tugas berat sedikit mengeluh, sakit sedikit mengeluh, tidak punya uang mengeluh, dan lain sebagainya...pertanyaannya..betapa muram hidupnya ??? Kok sepertinya Tuhan itu jahat sekali ya pada ummat manusia. Begitu sulitkah manusia mendapatkan kebahagiaan untuk hadir dan mengisi hari-hari dalam hidupnya ?

Menurut Saya, mengeluh adalah bagian dari reaksi negatif terhadap sesuatu hal yang direspon secara negatif oleh otak kita baik secara sadar maupun tidak sadar. Nah, reaksi negatif yang muncul tersebut sangat memberikan pengaruh negatif terhadap sesuatu tersebut, bahkan tidak sedikit reaksi negatif tersebut menyertai keluhan-keluhan kita dengan kemarahan, kesedihan, dan lain-lain yang berlebihan sehingga sangat mengeluarkan energi. Akibatnya, kita akan cenderung malas, cape, letih, dan lain-lain jika sudah mengeluh sehingga hasil akhir yang kita perolehpun biasanya juga akan semakin buruk kadang atau tidak sesuai dengan harapan.

Jadi apa yang harus dilakukan jika mengeluh memang tidak bermanfaat ?

Saya selalu memberikan otak Saya ruang untuk bisa berpikir secara positif. Tidak mudah memang, butuh pembelajaran, tapi wajib Saya lakukan jika Saya ingin perubahan yang lebih baik itu terjadi dalam hidup Saya. Ada 3 hal saja yang selalu Saya tanyakan pada diri Saya dalam menghadapi segala macam hal yang membuat Saya dulunya sering mengeluh :

1. Apakah dengan Saya mengeluh kemudian masalah juga ikut terselesaikan atau kemudian situasi dapat berubah menjadi lebih baik ?
2. Apakah dengan Saya mengeluh kemudian Saya mendapatkan energi yang besar untuk bisa melewatinya dan menyelesaikan situasi atau kondisi yang tidak enak tersebut ?
3. Apakah dengan Saya mengeluh dapat memberikan semangat kepada Saya untuk berani memperbaiki keadaan tersebut ?

Saya selalu mendapatkan jawabannya dengan kata TIDAK. Situasinya semakin negatif, perasaan Saya semakin negatif ketika Saya mengeluh dan sesudah melakukan keluhan. Jadi menurut Saya jelaslah bahwa tidak ada manfaatnya jika kita menjadi seorang yang suka mengeluh, karena mengeluh itu tidak memberikan motivasi dan reakasi positif pada diri ini. Malah menjauhkan dari keberhasilan-keberhasilan kalau menurut Saya.

Sebaliknya, Saya mulai belajar mengganti keluhan menjadi syukur, jika dulu setiap ada situasi atau hal yang tidak Saya inginkan terjadi dan kemudian Saya mengeluh sejadi-jadinya, maka sejak itu Saya merasakan dan mendapatkan hal-hal yang lebih baik lagi. Saya semakin merasakan bahwa benar adanya mengucap syukur dalam segala hal tidak hanya dalam keadaan senang, namun masih bisa mengucap syukur pada saat sakit juga dapat memberikan pengaruh positif dalam hidup Saya. Dan pastinya Saya yakin bahwa Tuhan lebih senang mendengarkan Saya mengucap syukur dibanding Saya mengeluh saja, karena Saya menyadari apapun masalah yang Saya alami, ketika Tuhan masih memberikan nafas hidup kepada Saya di setiap paginya, berarti Tuhan masih memberikan kesempatan kepada Saya untuk dapat memperjuangkan dan melakukan perubahan sehingga dapat memperoleh hasilya menjadi lebih baik lagi di setiap harinya.

Bagaimana denganmu kawan ? Masih mengeluh saja hingga saat ini ? Berbuatlah sesuatu dan berbuatlah yang terbaik, karena seyogyanya..hidupmu tidak akan berubah jika perubahan itu tidak kamu lakukan mulai saat ini juga. Selamat mencoba..dan selamat mengucap syukur dalam segala hal.